Sukses Gelontorkan Angggaran Perbaikan Infrastruktur Sekolah di Kabupaten Muna, Ini Pesan Ridwan Bae

KENDARINEWS.COM–Lagi, Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, dapat acungan jempol dari warga Muna. Pasalnya berkat dirinya tiga Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Muna mendapatkan bantuan pembangunan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024. Ketiga sekolah itu, SMPN 4 Raha, SMPN 1 Duruka dan SMPN 2 Maligano.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Muna, Bachrun Labuta mengucapkan terima kasih kepada Ridwan Bae karena telah memperjuangkan dan memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan daerah dari berbagai sektor. Wujud kepedulian itu, dapat dilihat melalui kontribusi salah satunya pada sektor pendidikan.

“Bapak Ridwan Bae sudah tau betul apa yang dibutuhkan oleh daerah tercinta ini. Perjuangannya sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat di Kabupaten Muna. Sehingga bisa membawa daerah ini jauh lebih baik, khususnya di sektor pendidikan.Terlebih, pendidikan merupakan ujung tombak bagi pembangunan peradaban bangsa,” ujar Bachrun, kemarin.

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) itu berharap, dengan adanya pembangunan itu, bisa membuat mutu pendidikan di Kabupaten Muna terus meningkat. Agar generasi muda semakin berkualitas dan dapat diandalkan di segala bidang.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Sehingga saya berharap, di Kabupaten Muna kedepannya semakin banyak tercipta alumni-alumni yang berkualitas dan menjadi generasi penerus yang berdaya saing. Saya juga mengajak masyarakat untuk selalu menatap masa depan, karena daerah ini bisa maju jika semua masyarakat bekerjasama,” harapnya.

Sementara Ridwan Bae mengungkapkan, pembangunan infrastruktur di SMPN 4, SMPN 1 Duruka dan SMPN 2 Maligano, proses pekerjaannya akan dilakukan tahun 2024 ini. Untuk SMPN 4 Raha anggarannya sebesar Rp. 10 miliar, sedangkan SMPN 1 Duruka dan SMPN 2 Maligano anggarannya di bawah angka itu.

“Anggaran SMPN 4 lebih besar karena akan dibangun dua lantai karena sesuai kebutuhan sekolah dan mengingat lahannya sempit. Sedangkan, untuk SMPN 1 Duruka dan SMPN 2 Maligano lokasinya masih luas dan hanya akan dilakukan perbaikan-perbaikan. Serta merubuhkan gedung yang fisiknya rusak parah, sehingga harus membangun gedung baru. Saya berharap, apabila proses pembangunan sudah selesai, maka harus dipelihara dengan baik,”ungkapnya.

Mantan Bupati Muna 2 Periode itu memaparkan bahwa selain pembangunan gedung sekolah, dirinya juga memperjuangkan pembangunan taluk pantai kota Raha. Diharapkan, apabila proses pembangunan sudah selesai, maka harus dipelihara dengan baik.

“Tahun ini, taluk penahan ombak di bagian pantai kota Raha sudah dilelang dan akan segera dibangun. Dengan anggaran sebesar Rp. 11 miliar dari APBN. Selain itu, rencananya juga tahun ini akan dibangun sebanyak 3000 hektar sawah di Desa Laiba, Kecamatan Parigi,” paparnya.

Tempat sama, Kepala Balai Prasarana Pemukiman wilayah PUPR Sultra, Septina Rahmawati mengungkapkan bahwa pembangunan pada tiga SMPN yang ada di Kabupaten Muna, penganggarannya telah disetujui bersama DPR RI. Sehingga akan dirunut berdasarkan skala prioritas. Diperkirakan, sebelum semerter II pembangunannya sudah bisa terlaksana dan akan segera di proses lelang.

“Kita akan programkan tahun 2024 bersama dengan beberapa skolah lainnya. Kita akan prioritaskan diantara sekolah-sekolah lainnya. Semoga sebelum kepemimpinan berganti, kita sudah bisa bangun infrasturktur di tiga SMP ini. Tentunya, sebagai bagian dari pemerintah ini, sudah menjadi tanggungwab kami untuk hadir di setiap daerah hingga pelosok,” pungkasnya.(deh)

Tinggalkan Balasan