Kanwil Kemenkumham Komitmen Pertahankan WTP

KENDARINEWS.COM—Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkomitmen mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan negara.

Untuk mewujudkan itu, pihaknya menggelar Kegiatan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Semester I Tahun Anggaran 2023 dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sultra, yang bertempat di Hotel Plaza inn Kendari, pada Senin, (03/07) kemarin.

Kepala Kanwil Menkumham Sultra, Silvester Sililaba mengungkapkan, pelaksanaan Rekonsiliasi Penyusunan Laporan Keuangan  ini merupakan tahap awal dari pelaksanaan pelaporan keuangan tahun 2023. Kegiatan rekonsiliasi ini merupakan langkah yang sangat krusial dalam memastikan keakuratan dan konsistensi pelaporan keuangan.

“Akuntabilitas dalam pelaksanaan pelaporan sangatlah diperlukan, yang mana hasil laporan pada kegiatan ini harus kredibel sehingga tidak terjadi hal yang tidak wajar dalam penyajian laporan keuangan, ” ungkapnya kemarin.

Silvester menjelaskan, Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan Barang Milik Negara Semester I Tahun Anggaran 2023 dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sultra, merupakan langkah persiapan dalam menghadapi pelaksanaan Rekonsiliasi Tingkat Nasional yang akan segera dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada tanggal, 10 -12 Juli 2023, di Kota Bandung.

“Sehingga sebelum mengikuti pelaksanaan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan Barang Milik Negara Semester I Tahun Anggaran 2023, tingkat nasional, terlebih dahulu kita laksanakan di tingkat wilayah mulai sejak tanggal 3 – 5 Juli 2023,” jelasnya.

Ia memaparkan, Laporan Keuangan Kementerian Hukum dan HAM Tahun Anggaran 2022, telah diaudit oleh BPK dengan hasil opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP).

“Oleh karena itu, saya menaruh harapan akan kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini, agar betul-betul serius untuk menghasilkan output yang berkualitas dan terukur sebagai sebuah kinerja yang baik,” ujar Silvester

Dengan demikian Kakanwil sangat mengharapkan kepada peserta Rekon untuk serius, teliti, dan patuh terhadap ketentuan dalam melakukan penyusunan Laporan Keuangan.

“Kunci utama dari Pengelolaan Keuangan dan BMN adalah kepatuhan dalam pelaksanaan dan pembinaan oleh seluruh jajaran,”pungkasnya.(Kam/kn)

Tinggalkan Balasan