Optimalkan Produktivitas Pertanian, Surunuddin Salurkan Pupuk Gratis

KENDARINEWS.COM — Upaya untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Konawe Selatan (Konsel), terus dilakukan Bupati, H. Surunuddin Dangga. Kepala daerah dua periode itu bertekad membangun iklim usaha pertanian agar generasi muda tertarik menjadi petani. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan pupuk secara gratis. Konsel-1 itu mengatakan, pertanian adalah sektor strategis yang menopang masa depan daerah. Bidang tersebut tidak mungkin bisa ditinggalkan dan harus terus ada upaya optimalisasi, agar pertanian semakin diminati berbagi kalangan dan usia.

“Kami inginkan semua pihak terkait tingkatkan kolaborasi demi perkembangan pertanian di Konsel. Pertanian merupakan aset bagi anak cucu ditahun-tahun yang akan datang. Apalagi lahan pertanian di wilayah Konsel begitu luas, semoga dapat meningkatkan kesejahteraan petani-petani,” ungkapnya, Selasa (6/6). Salah satu upaya Pemkab Konsel dalam mengembangkan pertanian diperlihatkan dengan terus memfasilitasi petani mendapat bantuan pupuk secara gratis. Contohnya saat bupati menyerahkan bantuan pupuk organik cair hayati bio konversi ke kelompok tani di wilayah Balai Penyuluan Pertanian (BPP) Kecamatan Buke, beberapa waktu lalu.

“Semoga bantuan pupuk organik cair bio konversi ini bisa mengurangi keluhan petani soal kelangkaan pupuk subsidi setiap tahun. Tentu ini menjadi tantangan bagi petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya, didampingi Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Yesna Suarni, Kadis Ketahanan Pangan, Setia Ningsih Mangidi. Menurutnya, bantuan yang diberikan akan terasa nyata jika produksi pertanian juga meningkat. Sehingga hal tersebut dapat menambah kepercayaan diri Pemkab untuk meminta bantuan ke Kementerian Pertanian.

Tercatat ada 22 kelompok tani penerima bantuan pupuk pada tahun 2023 ini untuk luas sawah 523 hektare dan jumlah pupuk 2.092 liter. Sumber anggaran bantuan pertanian itu berasal dari APBN.
Sementara itu Kepala DTHP Konsel, Yesna Suarni, mengatakan, pupuk organik cair hayati bio konversi sudah pernah diuji coba pada lahan sawah di wilayah kerja BPP Buke tahun 2020-2021 dengan hasil yang cukup memuaskan. Kisaran produksi rata-rata 4,5 ton gabah per hektare. “Persawahan di wilayah kerja BPP Buke seluas 568 hektare. Adapun program unggulan tahun 2023 adalah penerapan budi daya organik tanaman khususnya padi sawah dan KUR pertanian,” timpalnya. (kn)

Tinggalkan Balasan