oleh

Ternyata, Bank Sultra Gerbang Kesejahteraan

KENDARINEWS.COM—Soal Bank Sultra, saya baru ngeh. Saya memahami betul setelah Dirut Bank Sultra, Abdul Latif di acara “Apresiasi Media” menceritakan banyak hal tentang Bank Sultra. Abdul Latif seorang banker tapi bahasanya ketika itu gampang dipahami. Bahasanya tidak seperti penjelasan seorang ahli ekonomi yang banyak mengeluarkan istilah-istilah ekonomi yang membuat orang awam mengembara pikirannya, ngelantur, tambah bingung, ndak mudeng, dan lain sebagainya. Abdul Latif simple, sederhana tapi menusuk sukma. Bahasa Jawa-nya: Ngrogo Sukmo.

Misalnya. Saya baru tahu ternyata Bank Sultra itu Bank-nya orang Sultra. Bank Sultra itu ternyata bank putera daerah. Bank Sultra bisa menjadi tambah besar lagi sekiranya semua warga Sultra memutuskan “Tak Ada Rekening Tanpa Bank Sultra”. Atau, “Bank Lain No, Bank Sultra Yes”. Bayangkan, saya saja yang berpendidikan sarjana, tempat kuliah melewati Siompu, Talaga, Kabaena, terus lagi, melintasi Pulau Masalembo, terus lagi, sampai di Pelabuhan Tanjuk Perak, naik Angguna turun ke Stasiun Wonokromo, melewati Stasiun Balapan dan berakhir di Lempuyangan, tak paham dengan posisi Bank Sultra. Sebenarnya saya tahu, tapi pikiranku tak tertuju ke Bank Sultra. Saya tahu, tapi tidak peduli. Tidak peduli, karena taka da yang triger.

Karena itu. Maafkan saya. Mumpung sekarang di ambang 2023, warga Sultra harus menumbuhkan kecintaan terhadap Bank Sultra. Zaman segini, Bank Sultra sudah setara dengan Bank-Bank lain dari segala sisi. Keamanan tabungan, oke. Kemudahan akses, oke. Link, oke. Transaksi mudah, punya kartu debit, punya mobile banking, dan lain-lain fasilitas transaksi seperti juga bank-bank swasta dan bank nasional lainnya.

Lalu, kenapa tidak menabung di Bank Sultra? Tahu ndak keuntungan menabung di Bank Sultra? Pertama, dengan menabung di Bank Sultra, maka seluruh keuntungan Bank akan kembali kepada kamu. Keuntungan akan dikembalikan ke daerahmu. Kenapa? Karena pemilik saham Bank Sultra adalah daerahmu.

Kedua. Brotherku, 17 kabupaten/kota di Sultra ini adalah pemegang saham di Bank Sultra. Atau, saham di Bank Sultra itu 100 persen milik Pemda Sultra dan 17 Kabupaten/Kota di Sultra. Artinya, ketika Bank Sultra untung besar maka, kita semua untung besar. Ketika Bank Sultra untung sedikit, maka kita semua warga Sultra ini juga untungnya sedikit. Di Bank Sultra itu hanya keuntungan, untung besar atau untung sedikit. Ndak ada kerugian. Karena itu, menabunglah di Bank Sultra. Saya sendiri belum menabung, tapi, saya sudah putuskan, gajian bulan ini saya langsung buka rekening di Bank Sultra.

Bayangkan, sampai dengan tri wulan ketiga tahun ini, Bank Sultra membukukan keuntungan Rp 243 Miliar. Nah, infonya, 60 persen dari total keuntungan itu atau sekitar Rp 145 Miliar dibagi ke seluruh daerah di Sultra dalam bentuk deviden. Luar biasa. Keuntungan Rp 145 Miliar yang dibagi di seluruh kabupaten/kota itu hanya tabungan PNS. Terus, kamu yang bukan PNS apakah menabung di Bank Sultra? Kalau dikau menabung di bank lain, itu artinya, anda telah membesarkan orang lain dengan “membuang” keuntungan di daerah lain. Artinya apa? Artinya, kamu telah bertindak rugi. Kerugian untuk dirimu dan kerugian untuk daerahmu.

Bahwa, Bank Sultra saja yang anda tidak membuka rekening di sana, sudah membukukan keutungan besar. Sekarang bayangkan. Bagaimana lagi keuntungan Bank lain tempat anda menabung, tempat orang-orang Sultra menabung? Pasti mereka membukukan keuntungan yang jauh lebih besar lagi. Trus, mana keuntungan itu? Keuntungan itu kamu tak tahu karena pemilik Bank bukan warga Sultra, bukan Pemda-Pemda di Sultra. Mereka bisnis dari uang kita warga Sultra tapi keuntungannya “lari” di daerah lain. Yaah, bisa mungkin kita dapat keuntungannya dalam bentuk hadiah. Misalnya, hadiah mobil Ambulance, hadiah motor, hadiah rumah.

Hadiah-hadiah itu, di matamu “besar” tapi mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini, anggapanmu itu akan berubah menjadi kesadaran bahwa : Ternyata Saya Bodoh Selama Ini.

Hadiah Mobil Ambulance dari Bank lain kamu anggap besar. Hadiah motor dari Bank lain kamu anggap besar. Terus, hadiah dari Bank Sultra Rp 145 Miliar deviden kalau dibelikan Ambulance kira-kira berapa Ambulance? Kalau dibelikan motor roda dua kira-kira berapa biji motor? Rp 145 Miliar ini pun hasil akhir triwulan tiga, belum masuk triwulan empat. Dengan triwulan empat, deviden bisa mencapai sekitar Rp 200 Miliar. Terus? Masihkah kamu tak membuka mata dengan hadiah deviden Rp 200 Miliar itu? Oww, saya baru ngeh. Karena itu, mulai sekarang, di awal tahun 2023, anda-anda wahai warga Sultra bukalah rekening di Bank Sultra. Besarkan Bank Sultra karena segala keuntungannya kembali beredar di kita-kita ji semua. Mulai saat ini, pastikan dirimu: Bangga Menabung di Bank Sultra.

Sekali lagi, dengan menabung di Bank Lain, itu artinya, anda telah membuang banyak duit ke luar Sulawesi Tenggara yang mestinya, duit-duit keuntungan itu kembali beredar di daerahmu dalam bentuk pembangunan, pembiayaan beban sosial, kemiskinan dan lain-lain.

Saya kasih contoh sederhana. Bank Sultra yang nasabahnya hanya PNS, sudah sanggup membangun Tower setinggi 16 lantai. Bank lain mana towernya? Di Jakarta. Artinya apa? Artinya, uang rakyat Sultra yang tertabung, mereka manage, mereka usahakan, keuntungannya dibangunkan Tower di daerah lain. Devidennya lari ke orang lain di daerah lain.

Jadi, ketahuilah, jika seluruh warga Sultra membuka rekening dan menabung di Bank Sultra, bukan saja Tower Bank Sultra yang dibangun di Kendari tapi juga Tower Bank Sultra lainnya akan dibangun di seluruh kabupaten/kota di Sultra ini. Jika ingin ada Tower Bank Sultra di Waburense, maka yakinkan agar seluruh warga Buton Tengah (Buteng) untuk menabung di Bank Sultra. Jika ingin Tower Bank Sultra berdiri di Langara, maka yakinkan seluruh warga Wawonii menabunglah di Bank Sultra. Demikian pula dengan daerah lain.

Bukan saja tower Gedung yang akan dibangun tapi segala yang dimungkinan undang-undang pembiayaan akan dibiayai. Kalau perlu, kita minta jaminan, kita semua warga Sultra bertada tangan di atas kertas materai bahwa kita siap menutup rekening di bank lain selanjutnya menabung di Bank Sultra, dengan jaminan, Jembatan Amolengo-Labuan, jembatan Lainea-Towea-Tampo terwujud dan anggaran sharing-nya diatasi Bank Sultra. Umpamanya begitu. Dan, saatnya para Kepala Daerah di Sultra ini mem-baka-bakakan manfaat menabung di Bank Sultra kepada masyarakatnya.
(nebansi@KendariNews.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkini