oleh

Pikiranku To, Kalau Ahok Komisaris, Ndak Adami Antrian BBM

KENDARINEWS.COM — Kira-kira dua tahunan lalu. Sebelum premium hilang di SPBU Saranani, di pagar SPBU itu terbentang spanduk menginformasikan “Pembelian Pertalite Boleh Pakai Jergen”.

Saya lihat di bagian bawah spanduk itu terdapat logo Pertamina. Dalam hatiku, oww, berarti legal barang ini. Saat itu, saat terpajang baliho itu, memang antrian Premium dan Solar tampak mengular. Kira-kira, antriannya mirip antrian Pertalite saat ini.

Ketika Premium hilang di SPBU Saranani, juga SPBU-SPBU lainnya di Sulawesi Tenggara, atrian tiba-tiba menghilang. Sekarang, kok, antri BBM lagi? Oh ternyata, BBM yang diantri adalah BBM yang dulu dibetangkan spanduk boleh pakai jergen yakni Pertalite.

Kalau spanduk “Boleh Isi BBM dengan Jergen” dipajang lagi saat ini, maka pembolehannya akan bergeser dari Pertalite ke Pertamax.

Boleh beli Pertamax menggunakan Jergen seperti juga pembolehan Jergen untuk beli Pertalite di saat Premium sulit didapatkan. Artinya, model ini kita bisa mebayangkan bahwa begitu gampangnya menghilangkan antrian. Cukup dengan mencabut Premium di pasaran lalu perbanyak Pertalite.

Kalau harga kebaruan itu belum mampu mendongkrak target pendapatanmu maka silahkan Cabut Pertalite di pasaran setelah itu perbanyak Pertamax. Dan seterusnya hingga anda benar-benar memiliki cash flow yang sehat.

Komentar

Tinggalkan Balasan