oleh

Prof. La Niampe : Benteng Terluas di Dunia Bukan Benteng Keraton Buton tapi Benteng Kota Muna

Memang betul, Profesor yang berasal dari Muna cukup banyak di UHO (Universitas Halu Oleo) berdasarkan kepakaran kami untuk memberikan kontribusi kepada pembangunan di daerah Muna.

Pihak Pemda yang membutuhkan kepakaran kami selama ini biasanya Pemda Kabupaten Buton, Buton Selatan (Busel), Buton Tengah (Buteng), Wakatobi, Konawe Kepulauan (Konkep), Kolaka dan Kolaka Utara.

Pemda Provinsi juga sering menggunakan jasa kepakaran kami. Kami juga berdoa mudah-mudahan suatu saat Pemda Muna dan Muna Barat (Mubar) suatu saat bisa juga membutuhkan kepakaran kami seperti daerah-daerah lainnya di Sultra.

Kami para Profesor dari Muna, khususnya saya, sangat merindukan Pemda Muna membutuhkan kepakaran kami seperti yang pernah dilakukan Pemda-pemda lain di Sultra terhadap kami. Kami merindukan itu setiap saat.

Perlu kami informasikan bahwa semua Benteng yang ada di Kabupaten Buton dan Buteng telah memiliki status cagar budaya, sehingga benteng-benteng tersebut sudah bisa dipugar/direnovasi dengan anggaran APBD maupun APBN. Insya Allah dalam waktu dekat ini saya dan teman-teman segera mengusulkan tambang Aspal Buton sabagai warisan dunia melalui UNESCO.

Berbeda dengan keadaan situs budaya dan benteng di Muna satu pun belum ada yang memiliki status. Dengan demikian maka benteng-benteng yang ada di daerah Muna belum wajib mendapat pendanaan baik melalui APBD maupun APBN.

Sebenarnya di Muna sangat luar biasa peninggalan situsnya. Misalnya benteng kota Muna, sumur/kantinu di Loghia dan Liang Kabori di Loghia, namun sayang sekali situs-situs dimaksud belum memiliki status sampai hari ini. Kalau seandainya benteng kota Muna memiliki status seperti benteng keraton Buton maka benteng terluas di dunia bukan benteng keraton Buton tetapi benteng kota Muna. Semua rekomendasi penetapan Cagar Budaya di Kabupaten Buton dan Buteng disusun oleh para ahli budaya dari Muna. Bupatinya tinggal menetapkan saja. Kapan kira-kira Pemda Muna/Muna Barat memerlukan kami juga seperti Pemda lain di Sultra?(nebansi@kendarinews.com)

Prof. La Niampe

Prof. La Rianda Baka

Prof. La Ode Aslan

Prof. Usman Rianse

Prof. La Taena

Komentar

Tinggalkan Balasan

5 komentar

  1. Emang berapa sih luas benteng kota muna skrg itu.. Apa sudah punya benteng terluas apa baru rencana buat benteng terluas dgn dana apbd atw apbn..?? Ingat.. !!! Benteng keraton buton sejak dibangun sdh seperti itu luas dan megahnnya.. Lagian soal renofasi.. Yg direnofasi itu bagian yg runtuh.. Bukan direnovasi diperluas