oleh

Curah Hujan Tinggi, Bupati Ruksamin Keluarkan Peringatan Siaga Darurat

KENDARINEWS.COM–Intensitas hujan yang melanda Kabupaten Konawe Utara dua hari terakhir kian meningkat. Pagi hingga malam “air mata” langit terus membasahi Bumi Oheo. Akibatnya, beberapa sungai yang ada di wilayah di Kecamatan Landawe dan Wiwirano mengalami peningkatan debit air.

Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, mengeluarkan himbaun peringatan dini siaga darurat banjir. Langkah tegas tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi melihat kondisi cuaca yang kian menghawatirkan. Hasil analisis BMKG, curah hujan yang mengguyur Konut diperkirakan berlangsung satu minggu kedepan. Enam kecamatan di Konut ditetapkan status siaga darurat. Yakni, Andowia, Asera, Oheo, Landawe, Langgikima dan Wiwirano.

“Pak bupati, Ruksamin mengeluarkan langkah tegas dengan menetapkan siaga darurat khususnya dibeberapa kecamatan. Kemudian pendirian posko lapangan sekaligus sebagai pengungsian sementara untuk mengantisipasi bila ada evakuasi bagi korban terdampak. Penyiapan personil gabungan lintas sektor untuk mengantisipasi ketika situasi status semakin meningkat,”ujar Sekretaris Daerah Konut, H.M. Kasim Pagala, pagi tadi (1/8).

Jendral ASN itu menambahkan untuk situasi terkini, jalan poros trans Sulawesi masih dapat dilalui oleh kendaraan. Baik dari arah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah maupun dari arah Kota Kendari menuju Konawe Utara. Karena permukaan air belum sampai kebadan jalan.

“Namun untuk status siaga darurat II ditetapkan didua kecamatan yakni, Langgikima dan Wiwirano untuk mengantisipasi luapan air yang semakin meningkat akibat curah hujan yang semakin meninggi,”ujarnya.

Sekda Konut telah mengarahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah turun lapangan dengan personil bersama dengan atribut keselamatan untuk kesiapsiagaan dilapangan. (min/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan