oleh

Target Rp 140 Juta Sulit Dicapai


KENDARINEWS.COM — Target pendapatan asli daerah (PAD) diproyeksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wakatobi dari penyewaan alat berat sebesar Rp 140 juta. Rencana pendapatan tersebut sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun nominalnya sedikit, namun pihak instansi tersebut masih kesulitan memenuhi target yang ada. Kepala Dinas PUPR Wakatobi, Kamaruddin, menjelaskan sejumlah alat yang difungsikan sebagai sumber PAD adalah walas mini, mobil tronton, exavator hingga Bomag. Namun beberapa alat tersebut dinilai tidak maksimal. Pasalnya, para rekanan atau kontraktor yang menangani proyek di Wakatobi telah memiliki alat berat sendiri atau justru meminjam dari luar.

Tahun lalu PAD Dinas PUPR hanya dapat dicapai sebesar Rp 80 juta. “Tapi tahun ini tetap kita target Rp 140 juta. Mau bagaimana lagi kalau alat kita tidak maksimal. Apalagi sekarang salah satu sumber PAD terbesar kita tidak lagi berfungsi karena tambang galian C tidak jalan lagi. Juga ada alat berat yang sudah rusak,” ungkap Kamaruddin, Rabu (16/2). Kendati masih sulit mencapai target PAD, namun pihaknya tetap akan mengupayakan pemasukan. Salah satunya, dengan meminta rekanan untuk menggunakan alat berat yang ada.

Kamaruddin

“Karena dari pada pinjam di luar, lebih baik gunakan alat berat di Dinas PUPR saja. Supaya alat-alat berat yang masih bagus ini, bisa digunakan. Kan sayang kalau tidak difungsikan,” tandasnya. Untuk saat pekerjaan fisik proyek belum berjalan dan masih menunggu lelang hingga tender. Jika pekerjaan sudah mulai, diharapkan rekanan mau menggunakan alat berat sesuai imbauan Kepala Dinas PUPR Wakatobi. (c/thy)

Komentar

Tinggalkan Balasan