Layanan PDAM Kemnali Dikeluhkan Pelanggan

KENDARINEWS.COM — Keluhan warga terhadap layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa seakan tak pernah berhenti. Kali ini, giliran pelanggan PDAM di Kelurahan Kadia. Sudah dua pekan, kran yang terhubung dengan pipa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini tak mengeluarkan air.

“Saya tak tahu harus bicara apa lagi. Sudah sering kita sampaikan tapi tidak ada perubahan. Air mengalir tak menentu. Sampai saat ini sudah dua pekan. Sebelumnya pun memang sudah jarang mengalir. Untuk sementara, terpaksa kita harus beli air tower,” keluh Mamat warga Kadia.

Saat dikonfirmasi ke PDAM, Kasubag Teknisnya, Juni Sukwanto mengakui aliran air ke pelanggan mengalami gangguan. Mesin pompa air mengalami kerusakan. Selama ini, hanya dua pompa yang bisa dioperasikan. Jika satu mesin rusak, otomatis distribusi air ikut terhambat.

“As mesin pompa patah. Kondisi mesin pompa memang sudah tua dan perlu segera diganti. Makanya, harus dilakukan pengaliran bergilir. Sebenarnya, kami telah mengusulkan pembelian dua mesin pompa baru. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” ujarnya kemarin.

Beberapa hari lalu, dua mesin pompa sudah bisa dioperasikan. Hanya saja, spesifikasinya berbeda sehingga mesin droup. Mesin satu debitnya tinggi headnya rendah sementara mesin dua justru sebaliknya, debitnya rendah headnya tinggi. Begitu dijalankan, ampere-nya drop dan hanya bertahan selama 24 jam.

“Distribusi air ke pelanggan dibagi menjadi empat zona. Setiap zona digilir setiap hari. Satu hari full mengalir dan empat hari tak mengalir,” jelasnya. (b/mg5)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.