Top Model Sultra Belajar di Kendari Pos

Foto: Muhammad Akbar Ali/Kendari Pos
Ketgam: Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin bersama Direktur onggi Nebansi dan jajaran managemen Kendari Pos saat berdiskusi dengan Top Model Sultra di Graha Pena Kendari Pos, Selasa (16/11).

KENDARINEWS.COM–Top Model Sulawesi Tenggara (Sultra) tak pernah berpuas diri dalam mengasah kualitas. Salah satu cara yang mereka tempuh yakni dengan bertukar pikiran melalui diskusi dengan jajaran direksi Koran Harian Kendari Pos, di gedung graha pena lantai II, Selasa (16/11).

Rombongan Top Model Sultra yang dipimpin oleh Ketua Yapmi Sultra Fardan Lakare diterima langsung oleh Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainudin.

“Selamat datang para top model Sultra. Generasi milenial harapan bangsa,” kata Irwan Zainudin sembari mempersilahkan rombongan top model Indonesia duduk.

Irwan Zainudin mengatakan, tidak semua orang memiliki kesempatan menjadi generasi pilihan seperti top model. Hanya orang-orang tertentu dan terbaik yang terpilih. Dan potensi untuk milenial sangat besar, terutama kemampuan intelektual, fisik, dan lain-lain.

Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin (tengah), berfoto bersama Top model Sultra di Graha Pena Kendari Pos ,Selasa (16/11)

“Menjadi top model mesti terus berinovasi. Sehingga tetap bisa eksis di tengah hiruk pikuk persaingan. Tanpa inovasi, berpotensi akan tergeser oleh model-model lain yang memiliki kapabilitas tinggi. Dan inovasi lahir melalui belajar secara terus menerus,” terang Irwan Zainudin yang didampingi Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi.

Sementara itu, Ketua Yapmi Sultra Fardan Lakare menyampaikan, media Kendari Pos adalah pilihan tepat berkunjung membawa para top model. Karena sebagai media pertama dan terbesar di Sultra, Kendari Pos memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan mumpuni.

“Para top model Sultra butuh suntikan energi ilmu pengetahuan yang lebih luas. Sebagai modal untuk mengembangkan potensi masing-masing top model. Sehingga bisa terus berkarya dan mengharumkan nama daerah,” ujar Fardan Lakare. (ali).

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.