Meningkatkan Daya Literasi Masyarakat, Pemkot – GPMB Kendari Hadirkan Pondok Baca

KENDARINEWS.COM–Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemkot bersama Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kota Kendari yang menghadirkan pondok baca sekaligus menjadi sekretariat bersama.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengapresiasi kehadiran pondok baca sekaligus menjadi sektretariat GPMB. Ia berharap pondok baca bisa menjadi sarana bagi masyarakat umum khususnya anak-anak untuk menyalurkan minat membacanya. “Sangat baik, kita apresiasi,” ujarnya saat peresmian sekretariat, Jumat (12/11/2021).

Ketua GPMB Kota Kendari, Hj.Sri Lestari Sulkarnain (kiri) didampingi pengurus berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat Kota Lulo melalui peningkatan minat baca.

Pada kesempatan yang sama, Ketua GPMB Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain mengatakan, kehadiran sekretariat sekaligus pondok baca merupakan salah satu bagian dari program kerja dalam rangka meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat. “Kemampuan minat baca dan literasi masyarakat Kota Kendari sudah semakin baik sehingga perlu ditingkatkan,” kata Sri Lestari

Ia berharap, hadirnya pondok baca akan semakin memudahkan masyarakat meningkatkan kemampuan literasinya dengan membaca beragam buku yang tersedia meskipun saat ini jumlahnya masih terbatas.

Istri Wali Kota Kendari ini yakin, dengan meningkatknya literasi dan minat baca, maka akan menjadikan masyarakat semakin cerdas dan muaranya pada kesejahteraan.

Ketua GPMB Kota Kendari, Sri Lestari memperlihatkan beberapa koleksi buku dalam Pondok Baca.

Disisi lain, upaya meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat juga sejalan dengan visi Wali Kota yang menginginkan Kendari menjadi kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan), informasi, dan teknologi.

“Agar bisa terwujud, ada tiga milestone tolok ukur dari GPMB yang harus dicapai yaitu menata organisasi, meningkatkan kualitas dan kuantitas dari program yang ada serta membangun jejaring,” kata Sri Lestari.

Bunda PAUD Kota Kendari ini berharap seluruh stakeholder terkait, terutama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikmudora), Dinas Perpustakaan, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bisa bersinergi mensukseskan program dimaksud. Untuk menyelaraskan dengan visi Wali Kota sekaligus meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat.

Sementara itu, Ketua GPMB Pusat, Tjahjo Suprajogo menyambut baik kehadiran pondok baca yang digagas GPMB Kota Kendari. Menurutnya, program tersebut sangat positif dalam upaya meningkatkan tingkat literasi dan minat baca masyarakat. Terlebih saat ini, tingkat literasi masyarakat Kota Kendari masuk 10 besar nasional.

“Dipimpin Istri Wali Kota Kendari, Sri Lestari tentu kita harap bisa meningkatkan apa yang sudah dicapai. Pengurus harus lebih bergerak meningkatkan literasi masyarakat,” kata Tjahjo.

–Pengurus GPMB Kota Kendari Periode 2021 – 2025 Resmi Terbentuk–

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir pada Senin (04/10/2021) resmi mengukuhkan pengurus GPMB Kota Kendari untuk masa bakti 2021-2025 di Aula SMP Negeri 9 Kendari. Mereka yang dilantik sebagai pengurus yakni Sri Lestari sebagai Ketua, Milwan sebagai wakil, serta beberapa pengurus pada bagian devisi GPMB.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kanan) menyerahkan pataka kepemimpinan GPMB kepada Sri Lestari.

Menurut Sulkarnain Kadir, kehadiran GPMB sangat penting untuk meningkat minat baca (literasi) masyarakat Kota Kendari yang saat ini dianggap masih kurang oleh pemerintah. Sehingga upaya peningkatan literasi perlu dilakukan mengingat kemajuan sebuah daerah ditentukan dari kualitas lirerasinya.

“Saya mengajak seluruh pengurus agar kita jadikan gerakan ini sebagai panggilan moral kita untuk bagaimana kita berkontribusi agar masyarakat kita, anak-anak kita tidak kehilangan identitasnya sebagai warga Indonesia, sekaligus bisa menyambut kemajuan karena tingkat literasinya atau kemampuan berbahsanya sudah baik,” kata Sulkarnain Kadir.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sultra ini mengajak seluruh jajaran pengurus untuk melahirkan ide dan gagasan dalam upaya peningkatan literasi masyarakat. Sebagai bentuk dukungan pihakya akan memberikan dukungan dan siap menfasilitasi GPMB.

Ketua GPMB Kota Kendari, Sri Lestari Sulkarnain (paling kanan) didampingi Ketua GPMB Pusat, Tjahjo Suprajogo menandatangani prasasti pondok baca sekaligus sekretariat bersama, kemarin. Kehadiran pondok baca diharapkan bisa meningkatkan daya literasi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua GPMB Sultra Prof.Hanna menyambut baik terbentuknya GPMB Kota Kendari. Menurutnya, gerakan ini sangat penting dihadirkan karena merupakan wadah penggerak untuk memperbaiki kualitas literasi masyarakat.

Disisi lain, Prof.Hanna mengatakan literasi bukan hanya persoalan membaca. Melainkan juga kemampuan masyarakat dalam menulis dan berbicara sehingga harus bisa berjalan beriringan.

“Mudah-mudahan upaya dan kerja keras kita untuk meningkatkan literasi masyarakat bisa terwujud dengan hadirnya gerakan ini. Sebuah gerakan yang menyadarkan masyarakat betap pentingnya membaca dan berbahasa yang baik. Dukungan pemerintah juga sangat penting untuk mewujudkan cita-cita ini,” kata Prof. Hanna.

–Menumbuhkan Minat Baca Masyarakat Pesisir–

Tingkat literasi masyarakat Sultra masih rendah. Masih berada pada angka 54,76 persen. Kurangnya minat membaca menjadi faktor rendahnya kualitas berbahasa masyarakat, khususnya yang ada dikawasan pedesaan dan pesisir. Atas dasar itu, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kota Kendari terdorong untuk mengatasinya. Salah satunya even pesisir.

Ketua GPMB Kota Kendari, Hj.Sri Lestari Sulkarnain mengatakan, even pesisir merupakan salah satu bagian dari program kerja kepengurusan GPMB saat ini. Even tersebut menyasar masyarakat Kota Kendari yang ada dikawasan pesisir.

“Even ini kami laksanakan untuk meningkatkan literasi masyarakat pesisir. Kegiatan dalam evennya nanti bervasi. Agar masyarakat pesisir mau membaca,” kata Sri Lestari.

Istri Wali Kota Kendari ini yakin, melalui even yang bervariasi, akan dapat menari perhatin masyarakat pesisir yang notabennya memiliki tingkat pendidikan yang masih rendah. Sehingga upaya peningkat minat baca sangat penting dilakukan.

Pada sisi lain, pihaknya dalam waktu dekat juga akan menghadirkan website GPMB. Pada portal tersebut, para pengurus yang berasal dari berbagai profesi mulai dari guru, akademisi, tenaga kesehatan, hukum, dan media massa, bisa menyalurkan produk (tulisan) yang bisa dikonsumsi oleh publik.

“Saat ini masyarakat cenderung mengakses IT, sekarangkan jamannya paperless. Sehingga kami hadirkan website agar seluruh masyarakat khususnya pelajar bisa mengkasesnya, bisa belajar dan membaca,” kata Sri Lestari.

“Mudah-mudahan apa yang kami bakal hadirkan bisa meningkatkan minat baca masyarakat. Sehingga tingkat literasinya bisa tumbuh, dan paling utama bisa menjadikan membaca menjadi sebuah budaya dan kebiasaan baru masyarakat,” kata Sri Lestari. (ags)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.