Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Pemilih, Pemkot Kendari – KPU Launching Program KP3

KENDARINEWS.COM–Pemilihan Umum (Pemilu) masih tersisa dua tahun lagi (2024) Menariknya, hajatan lima tahunan itu bakal dilaksanakan secara serentak, meliputi pemilihan eksekutif dan legislatif.

Agar masyarakat memahami kewajibannya sebagai pemilih, Pemkot Kendari bekerja sama dengan KPU menghadirkan Program Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3). Program tersebut diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas pemilih jelang pemilu.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, program kelurahan peduli pemilu dan pemilu sangat bernilai strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kepemiliuan. Pasalnya, partisipasi masyarakat akan menentukan pemimpin daerah dan pemimpin nasional yang akan membangun bangsa ini.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (tengah) didampingi Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir (kelima dari kiri) bersama jajaran saat menekan tombol tanda dilaunchingnya Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3)

“Kita ingin pemahaman dan kualitas pemilih juga meningkat. Oleh karena itu penting dari awal kita lakukan penyadaran kepada masyarakat. Walaupun pemilu masih lama justru ini harus jadi kesempatan untuk kemudian kita melakukan sosialisasi san penyadaran, penyaamaan persepsi agar pemilu kita bisa berkualitas,” kata Sulkarnain Kadir, kata Sulkarnain Kadir usai launching Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan di Zahra Hotel Kendari, Senin (08/11/2021).

Disisi lain, program tersebut juga bagian dari upaya pihaknya meningkatkan jumlah partisipasi dalam pemilu. Meski saat ini Kota Kendari berada pada posisi cukup baik yakni dengan angka partisipasi diatas 70 persen, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan jumlahnya.

“Kita tidak boleh puas sampai disitu. Yang paling penting kita sadarkan masyarakat untuk bisa memanfaatkan hak pilihnya dalam pemilu. Menyalurkan hak suaranya. Dan tidak golput,” kata Sulkarnain Kadir.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (paling tengah) didampingi Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir (kelima dari kiri), Ketua KPU Kendari, Jumwal Saleh (ketiga dari kanan) sempatkan foto bersama usai melaunching Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3)

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir mengapresiasi pembentukan kelurahan peduli pemilu dan pemilihan. Menurutnya, program tersebut sejalan dan merupakan tindak lanjut dari program pihaknya yakni menghadirkan DP3 (Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan) dalam persiapan menghadapi pemilu serentak 2024 mendatang.

Lanjut dia, dieven besar ini (Pemilu Serentak 2024) kita tidak punya pengalaman dalam menyelenggarakan seluruh rangkaian pemilihan dalam tahun yang sama, baik peserta, pemilih maupun penyelenggara.

Sekot Kendari, Nahwa Umar (kanan) didampingi Kepala Kesbangpol Kendari, Suhardin (kanan) menghadiri sosialisasi kepemiliuan.

Oleh karena itu, dimasa transisi pemilu ini, pihaknya harus sedini mungkin menyaipkan masyarakat agar mereka memahami betul tanggung jawabnya sebagai pemilih. “Kami harap lambat laun pemilih bisa memahami apa tanggungjawabnya, bagaimana menggunakan hak pilihnya. Kami harap pada saat nya itu bisa terwujud, ” kata Abdul Natsir.

Sekedari informasi, ada dua kelurahan yang dilaunching dalam program Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilih kali ini. Dua kelurahan tersebut adalah kelurahan Kambu dan Punggaloba. Tambahan dua kelurahan ini menambah jumlah kelurahan peduli pemilu menjadi 3 kelurahan. Yang mana sebelumnya telah diresmikan di Kelurahan Wundubatu. Launching disaksikan langsung oleh Ketua KPU RI Ilham Saputra secara virtual (online).

–Meningkatkan Partisipasi Pemilih–

Sebelum melaunching program KP3, Pemkot Kendari bersama KPU sebelumnya sudah menggelar sosialisasi kepemiluan kepada masyarakat. Sasarannya adalah para pemilih pemula dan pemilih muda di Kota Kendari. Sosialisasi diharapkan bisa meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu.

Sekot Kendari, Nahwa Umar mengatakan, sosialisasi dan edukasi terkait kepemiluan penting dilakukan terutama menyasar kalangan pemilih muda dan pemilih baru di Kota Kendari. Edukasi dilakuakn agar masyarakat bisa mengetahui perannya dalam pemilu.

“Peran aktif masyarakat sangat diharapkan karena salah satu instrumen penyelenggaraan pemilu dan pilkada adalah partisipasi masyarakat yang tinggi. Kami harap pada pemilu nanti bisa berjalan dengan baik dengan menjunjung tinggi asas pemilihan yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” kata Nahwa Umar usai sosialisasi pemilu di Plaza Inn Kendari (02/11/2021).

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) agar berperan aktif dalam pemilu terutama dalam menyalurkan hak pilihnya.

Sekot Kendari, Nahwa Umar (berdiri) saat membuka sosialisasi kepemiliuan di Plaza Inn Kendari, 02 November 2021.

“Kami minta masyarakat untuk tidak golput dalam pemilu. Gunakan hak pilih untuk masa depan bangsa. Saya juga harap masyarakat bisa terhindar dari politik uang, sara, penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian sehingga pelaksanaan pemillu bisa berjalan lancar, aman, dan damai,” kata Nahwa Umar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Kota Kendari, Suhardin mengungkapkan, dalam sosialisasi pemilu pihaknya menekankan masyarakat untuk berpartisipasi dalam hajatan lima tahunan itu. pasalnya, peran masyarakat terutama dalam menyalurkan hak pilihnya akan berkontribusi pada tingkat partisipasi pemilu Kota Kendari.

“Pada pemilu sebelumnya (Pilpres 2019) tingkat partisipasi masyarakat Kota Kendari baru mencapai 79 persen. Nah, ini kita terus genjot agar partisipasinya minimal bisa mencapai 90 persen pada pemilu serentak mendatang. Edukasi akan terus kami lakukan,” kata Suhardin. (ags)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.