Kasus Covid-19 di Sultra Terus Melandai

HEADLINE NEWS


KENDARINEWS.COM — Pandemi Covid-19 perlahan hengkang dari Bumi Sultra. Indikatornya, kasus Covid di beberapa daerah sudah zero kasus. Bahkan RS Bahteramas yang menjadi rumah sakit rujukan sudah sepekan lebih tidak melayani pasien Covid-19. Data Dinas Kesehatan Sultra mencatat dua kasus baru di Kota Baubau dan Konawe Utara (Konut).

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sultra, Lukman Abunawas mengatakan, kasus Covid di Sultra menurun signifikan. “Di RS Bahteramas sudah satu minggu lebih bahkan hampir dua minggu tidak melayani pasien Covid-19 atau sudah nol kasus. Ini tentu penurunan yang sangat signifikan,” kata Lukman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/10) kemarin.

Ilustrasi (NET)

Wakil Gubernur Sultra itu melanjutkan, melandainya kasus Covid di Sultra ditunjang kesadaran dan kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan (prokes) sangat tinggi. Akselerasi vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity turut berkontribusi menekan laju kasus pandemi Covid-19.

“Vaksinasisecara nyata memberikan kontribusi penurunan angka yang terpapar covid. Progres vaksinasi Covid di Sultra mencapai 71 persen. PPKM beberapa kabupaten/kota turun level satu dan dua dan beberapa wilayah pun telah nol kasus terpapar, “jelas mantan Bupati Konawe dua periode itu.

Sementara itu, Direktur RS Bahteramas dr H Hasmudin SpB, memastikan RS Bahteramas kini tidak merawat pasien Covid-19 lagi. “Semua sudah sembuh. Tak ada lagi kasus. Semua nol pasien Covid-19,” ujarnya.

Dokter spesialis bedah itu menuturkan, ruang isolasi Covid-19 Bahteramas sudah digunakan untuk merawat pasien penyakit lainnya. Mantan Direktur RS Palagimata Baubau itu mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi prokes pencegahan Covid-19. “Jaga diri dan jangan lengah. Terus terapkan prokes seperti yang diintruksikan pemerintah,” tandasnya.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra, Hj. Usnia mengakui kasus Covid-19 di Sultra melandai. Hanya terdapat dua kasus baru terkonfirmasi di Kota Baubau dan Konut (per 11 Oktober). Sementara 15 kabupaten dan kota lainya tak ada kasus baru terdeteksi. “Alhamdulillah perkembangan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan hal positif. Kasus sembuh terus bertambah setiap harinya,” bebernya.

Berdasarkan data terbaru, kata Hj.Usnia, sesuai laporan yang diterimanya, secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 se Sultra sebanyak 20.061 orang dari jumlah itu 19.404 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara itu 524 meninggal dunia. Sementara sisanya sebanyak 133 menjalani perawatan dan isolasi dalam masa penyembuhan.

Hj.Usnia mengingatkan meski kasus sembuh terus meningkat namun harus tetap disiplin pada prokes. “Saya berharap tidak abai dan terlena dengan kondisi saat ini. Saya mengajak seluruh masyarakat agar berpartisipasi vaksinasi demi meningkatkan imun dan mencegah terpapar covid-19,” pungkasnya. (rah/c)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *