Kemenkeu Minta Pemkot Kendari Maksimalkan Serapan DAK

Ketgam : Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat memantau hasil rehab salah satu sekolah dasar yang bersumber dari DAK fisik tahun ini. (FOTO : AGUS SETIAWAN / KENDARI POS)

KENDARINEWS.COM–Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara (DJPb) Sultra telah merilis realisasi penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun ini. Khusus, Kota Kendari, realisasinya masih rendah. Tercatat, pemkot baru merealisasikan sekira 27,17 persen per triwulan ini.

Kepala Kanwil DJPb Sultra, Arif Wibawa mengatakan, masih rendahnya serapan anggaran oleh pemkot dikarenakan belum optimalnya pemanfaatan anggaran khususnya pada sektor belanja modal dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Pemerintah daerah harus bergerak cepat dan memanfaatkan dana yang tersedia secara optimal. Jangan menunggu sampai akhir tahun baru direalisasikan,” ungkap Arif Wibawa, kemarin.

Ia tak menampik, permasalahan serupa juga dialami oleh 16 Kabupaten/Kota dan Pemprov. Padahal, pihaknya telah menyiapkan pagu anggaran dalam jumlah cukup banyak. Khusus Kota Kendari jumlah pagu DAK fisik tahun ini sebesar Rp112 miliar sementara yang terealisasi baru sekira Rp30miliar.

Ia pun berharap, Pemkot Kendari bisa memaksimalkan serapan anggaran berhubung tahun anggran sudah memasuki triwulan terakhir. Disisi lain, penyaluran DAK fisik sangat penting untuk mendongkrat perekonomian daerah apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

Terpisah, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengaku akan segera menyerap DAK yang sudah disiapkan pemerintah. Ia telah menginstruksikan jajarannya, diantaranya pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibidang kesehatan dan pendidikan untuk memaksimalkan DAK. 

“Saya optimis kita bisa serap 100 persen. Seperti tahun-tahun kemarin karena proyek pemerintah banyak yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Misalnya, rehab dan pembangunan ruang kelas belajar baru dan masih banyak lagi,” kata Sulkarnain Kadir. (ags)

Tinggalkan Balasan