2.500 Hektare Sawit di Konut Bakal Diremajakan

Plt Kadis Perkebunan dan Hortikultura Konut, Yuliatin

KENDARINEWS.COM–Target penuntasan program kerja replanting kelapa sawit pada tiga kecamatan terus dituntaskan pihak Dinas Perkebunan dan Hortikultura Konawe Utara (Konut) Wilayah tersebut meliputi Langgikima, Landawe dan Wiwirano dengan luasan lahan yang ditargetkan mencapai 2.500 hektare, dengan rentang waktu hingga tahun 2024.

Plt Kadis Perkebunan dan Hortikultura Konut, Yuliatin, menjelaskan, peremajaan kelapa sawit yang sudah dilaksanakan saat ini baru seluas 265,5 hektare. “Sekarang sudah sementara tahap tumbang chipping dan menanam. Kami usulkan lagi untuk anggaran 2020 tapi lanjut 2021 seluas 411 hektare. Posisinya sementara dalam verifikasi oleh provinsi. Setelah tuntas baru dilanjutkan ke pusat,” kata Yuliatin, kemarin.

Bila usulan semua telah memenuhi persyaratan administrasi, Pemerintah Pusat akan melakukan recomtek dengan melibatkan pihak Perbankan, kelompok tani, perwakilan Pemerintah Kabupaten Konut untuk melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU).

Dana peremajaan kelapa sawit bersumber dari Kementerian Keuangan yang pengelolaannya diberikan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR). Semua dioperasional oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian. “Program BPDPKS tidak hanya peremajaan kelapa sawit, tapi ada juga ekstensifikasi. Kemudian ada program peningkatan sarana dan prasarana khusus kelapa sawit,” sambung Yuliatin.

Dalam pengelolaan dana program PSR dari BPDPKS, dapat dilakukan melalui koperasi kelapa sawit maupun kelompok tani. Tetapi untuk PSR di Konut penyalurannya melalui wadah koperasi. “Kalau tahun 2019 lalu, diberikan bantuan peremajaan sebesar Rp 25 juta perhektare. Untuk tahun 2020 naik menjadi Rp 30 juta perhektare. Mulai tumbang chipping, bibit, penanaman hingga pemupukan,” pungkasnya. (c/min)

Tinggalkan Balasan