Pencairan TPP ASN Buton Tunggu Restu Kemendagri

Buton


KENDARINEWS.COM– Bulan Juni lalu menjadi waktu terakhir bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton menikmati tambahan penghasilan pegawai (TPP). Setelah itu, rekening para pegawai tersebut tak lagi terisi dengan TPP. Terhitung sudah tiga bulan, sejak Juli, Agustus dan September, dana TPP belum bisa dicairkan dari kas daerah. Kendalanya karena pihak Kemendagri tak kunjung menerbitkan persetujuan pemberian TPP tersebut.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buton, Sunardin Dani, mengaku, usulan pemberian TPP pada semester kedua tahun 2021, sudah diajukan sejak Agustus lalu. Hanya saja hingga kini pihaknya belum menerima surat balasan dari Kemendagri. “Sejak awal sudah disampaikan, untuk pencairan semester dua harus mengusulkan kembali ke Kemendagri. Itu sudah kita lakukan, tetapi belum terjawab,” katanya, Selasa (10/5).

Dalam dokumen usulan, menurut Sunardin Dani, sudah disertakan dengan bukti pembayaran insentif tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. “Ternyata kita diminta lagi pernyataan, bahwa sudah membayarkan kekurangan dua bulan terakhir di 2020 lalu. Itu juga sudah kami penuhi,” terangnya.
Sunardin mengklaim, seluruh persyaratan sudah lengkap.

Lebih dari itu pihaknya juga terus membangun komunikasi dengan pihak Kemendagri untuk memantau perkembangan. “Nanti kalau sudah terbit, kita akan rapel pencairannya,” ujarnya. Dia juga menambahkan, alokasi dana untuk TPP sebelumnya disiapkan Rp 26 miliar. Kini sudah terpakai setengahnya. “Di APBD Perubahan, anggarannya tetap dialokasikan,” pungkas Sunardin Dani. (b/lyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *