Bebaskan Kendari dari Ancaman Rabies

Sulawesi Tenggara
FOTO : I NGURAH PANDI SANTOSA/KENDARI POS
SUNTIK RABIES : Petugas medis saat menyuntikan vaksinasi rabies kepada kucing peliharaan di kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Kendari, Senin (4/10).

-200 HPR Ikut Vaksinasi Gratis

KENDARINEWS.COM– Rabies merupakan penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan virus Rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik atau dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalui gigitan hewan seperti anjing, kucing, kera, rakun dan kelelawar. Atas dasar itu, Balai Karantina Pertanian Kendari melakukan vaksinasi gratis terhadap hewan penular rabies (HPR).

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas II Kendari, N Prayatno Ginting mengatakan vaksinasi rabies ini digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) yang jatuh setiap 28 September. Kegiatan ini tiap tahun rutin dilakukan di Kota Kendari. Tahun ini, pihaknya bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Sultra dan instansi terkait lainnya.

“Kegiatan ini menjadi momentum menyosialisasikan kepada masyarakat terkait vaksinasi rabies terhadap hewan terutama anjing dan kucing. Dengan harapan, dunia bebas dari penyakit rabies 2030. Terkhusus, menuju Kendari bebas dari ancaman rabies,” atanya di sela-sela pelaksanaan vaksinasi rabies gratis di pelataran kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Kendari, Senin (4/10).

Tahun 2021, ada satu kasus yang ditangani Balai Karantina Pertanian Kendari. Jika dibandingkan tahun lalu ada tiga kasus, maka mengalami penurunan. Tema Hari Rabies Sedunia tahun ini, Rabies Fact, Not Fear. Menyasar anjing dan kucing peliharaan yang ada di Kota Kendari. “Mengusung tagline #Ayomi kita vaksin rabies anjing dan kucing kita, kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat terlibat bebaskan Kendari dari ancaman Rabies,” ujarnya.

Vaksinasi rabies ini diikuti para pecinta anjing dan kucing di Kota Kendari. Jumlahnya kurang lebih 200 ekor. Melibatkan 13 dokter hewan yang berasal dari Karantina Pertanian Kendari, Dinas Pertanian Kota Kendari, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra dan praktisi dokter hewan.

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Nahwa Umar mengapresiasi vaksinasi rabies gratis yang digelar Balai Karantina Pertanian Kendari bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia. Perayaan Hari Rabies Sedunia, sambungnya, menjadi kampanye global meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan dan pengendalian penyakit rabies.

“Penanganan penyakit rabies memerlukan pendekatan one health, artinya lintas sektoral harus terlelibat. Baik pemerintah maupun masyarakat. Sebab keberhasilan penanggulangannya dapat dicapai jika seluruh lapisan masyarakat aktif,” pungkasnya. (b/ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *