Mengurus Pembuatan Sertipikat Tanah di BPN Mudah, Jangan Percaya Calo!

Metro Kendari


-BPN Target Terbitkan 46.656 Sertipikat

KENDARINEWS.COM — Meski telah diingatkan, masih saja ada warga yang menggunakan jasa calo untuk mengurus sertipikat tanah. Padahal mengunakan jalur ini biayanya lebih mahal dan ada kemungkinan kena tipu. Makanya, kasus penipuan tentang pengurusan sertipikat tanah masih kerap terjadi.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sultra, Iljas Tejo meminta masyarakat jangan mudah percaya dengan jasa calo dalam pengurusan sertipikat tanah. Sebab pengurusan tanah cukup simpel. Untuk itulah, masyarakat sebaiknya mengurus sendiri agar bisa lebih paham prosedurnya.

“Kami berusaha menghilangkan stigma jelek tentang pengurusan berbelit dan biaya mahal tak benar. Makanya, kami mudahkan prosedurnya. Silahkan langsung ke kantor BPN, agar lebih paham proses pengurusan sertipikat,” pintanya kemarin.

Ilustrasi (internet)

Untuk menghindari persoalan lahan kata dia, masyarakat bisa memanfaatkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Melalui program ini, BPN ingin memfasilitasi warga melegalkan lahannya. Selain itu, pihaknya tengah mensertipikatkan lahan yang berstatus Hak Guna Usaha (HGU) atau redistribusi tanah.

Di Sultra, bidang tanah HGU yang tak digunakan perusahaan dan dimanfaatkan masyarakat cukup luas, kebanyakan di Kolaka Timur (Koltim) Tahun ini, BPN menargetkan bisa menerbitkan 46.656 sertifikat. “Alhamdulillah, kemarin dapat jatah 10.475 bidang tanah dari target,” beber Iljas

Redistribusi tanah kata dia, merupakan pembagian tanah-tanah yang dikuasai oleh negara untuk diberikan kepada masyarakat agar dimanfaatkan. Bahkan untuk pemberdayaan masyarakatnya (access reform) masih perlu dikawal untuk memastikan penerima sertifikat mendapatkan akses permodalan.

“Kami bersama pemda dan stake holder terkait terus mendorong diberikannya access reform kepada penerima sertifikat redistribusi tanah. Hal ini agar mereka dapat memberdayakan asetnya untuk dijadikan modal usaha yang tentu akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya. (c/rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *