Gubernur Janji Segera Benahi Jalan Brigjen Katamso

HEADLINE NEWS


-Anggarannya Telah Dialokasi di Perubahan

KENDARINEWS.COM — Setelah sekian lama bungkam, Gubernur Sultra, Ali Mazi akhirnya buka suara tentang jalan rusak di sekitar SMAN 5 Kendari. Menurutnya, Pemprov tak menutup mata terhadap kondisi jalan yang menjadi kewenangan provinsi. Namun karena keterbatasan anggaran akibat pandemi, tak semua jalan bisa ditangani sekaligus.

“Khusus ruas jalan di sekitar SMAN 5 Kendari akan segera dibenahi. Anggaran telah dialokasikan di APBD perubahan,” kata Ali Mazi kemarin.

Tidak hanya jalan Brigjen Katamso kata dia, pemerintah juga akan melakukan perbaikan jalan di sejumlah daerah. Hanya saja, tetap dilakukan secara bertahap. “Saya berjanji di APBD 2022, semua jalan rusak akan segera dianggarkan dan dikerjakan. Kita tidak akan biarkan ini terkatung-katung. Kasih masyarakat kita, ” ujar Ali Mazi.

Ali Mazi

Politisi Partai NasDem ini menyadari ada saja masyarakat yang tidak puas kinerja pemerintah. Namun sebagai pemegang amanah, ia harus bisa menerima kritikan. Hanya saja, ia memastikan program kerja pemerintah tetap mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kalau ditanya kenapa tak dianggarkan di APBD perubahan 2021. Tentu itu agak sulit, sebab kerusakan jalan termasuk pekerjaan fisik berat. Di APBD-P, kita bekerja paling hanya 2 bulan. Jika dipaksakan, nanti tidak selesai dan bisa jadi masalah baru. Di perubahan, kebanyakan hanya program perencanaan. Kalaupun ada fisik, paling hanya untuk melanjutkan proyek yang sudah berjalan,” jelasnya.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Burhanuddin mengakui jalan rusak yang menjadi kewenangan provinsi memang agak banyak. Namun secara bertahap bakal dibenahi termasuk ruas jalan di depan SMA 5 Kendari, yang merupakan akses jalan Provinsi. Kini telah dianggarkan di APBD perubahan.

“Kita bakal kerjakan itu pelan-pelan. Untuk akses jalan rusak, tentu akan terus kita ajukan untuk segera dianggarkan. Bahkan untuk akses jalan di depan SMA 5 telah kita anggarkan di APBD perubahan. Adapun anggaran, nanti kita akan bahas, yang jelas kita sudah usulkan. Apalagi hanya 150 meter,” ujarnya.

Dari hasil kajian teknis, kerusakan jalan di depan SMA 5 Kendari disebabkan drainase yang tak berfungsi. Saat musim hujan, jalannya akan tergenang. “Sebelumnya, sudah beberapa kali ditangani, namun karena curah hujan tinggi kembali tergenang. Di perubahan, kita usahakan bisa tuntas. Untuk pengerjaan, kita usulkan pengaspalan. Namun bisa juga rigid beton termasuk pengerjaan drainasenya. Insya Allah, akhir tahun sudah tuntas,” pungkasnya. (b/rah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *