SMPN 21 Kendari Belum Tersentuh Jaringan Internet

Edukasi
Tampak pelajar SMPN 21 Kendari tengah melaksanakan pembelajaran secara tatap muka beberapa waktu lalu.

KENDARINEWS.COM–Satuan pendidikan berstatus negeri dan berada di perkotaan rupanya bukan jaminan sekolah itu lengkap fasilitas. Buktinya seperti yang dialami SMP Negeri 21 Kendari. Hingga saat ini sekolah yang berada di Kelurahan Abeli Dalam itu belum tersentuh jaringan internet.

Hal tersebut dikeluhkan Kepala SMPN 21 Kendari Syahwiah Rahim. Ia mengaku karena tak tersentuh jaringan internet, pihaknya kesulitan melaksanakan pembelajaran secara daring (online).

“Sebenarnya tidak ada masalah karena selama ini kami terapkan metode belajar tatap muka sejak tanggal 4 Januari lalu dikarenakan jumlah siswa yang sedikit. Hanya 32 orang. Akan tetapi kalau ada internet kan informasi jauh lebih cepat. Anak-anak juga bisa belajar komputer karena ujian nasional saat ini berbentuk asesmen  nasional (AN) dan berbasis komputer,” kata Syahwiah.

Lanjut dia, kendala yang dihadapi pihaknya saat ini adalah bagaimana cara mengenalkan pembelajaran secara daring kepada siswa agar nantinya tidak menemui kendala dalam pelaksanaan AN yang akan digelar pada 4 – 7 Oktober mendatang. Untuk sementara, lanjut dia, sebanyak 10 siswa kelas VIII yang mengikuti asesmen terpaksa harus mengikuti simulasi dan gladi di SMPN 3 Kendari.

“Untuk sementara kami numpang (ujian) di SMP 3 Puuwatu (Kendari). Kedepan, mudah-mudahan pemerintah bisa bantu siapakan jaringan disekolah,” kata Syahwiah.

Terpisah, Kepala Dikmudora Kendari, Makmur mengaku telah mengetahui kendala yang dihadapi SMPN 21 Kendari. Menurutnya kendala tak tersedianya jaringan internet dikarena letak sekolah yang belum masuk dalam jangkauan PT Telkom.

Mantan Asisten I Pemkot Kendari ini pun berharap kepada pihak sekolah dan pelajar untuk tetap bersabar. Sebab, pihaknya akan mengupayakan tersedianya jaringan di sekolah tersebut. “Tentu kita akan upayakan seluruh sekolah di Kota Kendari bisa terkoneksi dengan jaringan internet. Jika sudah dijangkau PT Telkom tentu akan dilayani pemasangan jaringan internetnya,” kata Makmur. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *