Pemprov Janji Segera Tindaklanjuti Perbaikan Jalan Poros Baruga

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Sebagian ruas Jalan Mayjen Katamso yang berada di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga masih diblokade warga. Mereka kecewa Pemprov Sultra tak kunjung membenahi jalan yang rusak parah. Padahal kondisi jalan sangat membahayakan pelintas. Tak jarang, pengendara mengalami kecelakaan atau kendaraanya rusak saat melewati jalur ini.

Perwakilan warga, Ansar mengaku penutupan akses jalan sengaja dilakukan untuk melindungi pengendara yang melintas dari arah Kendari menuju Konawe Selatan (Konsel). Itu dilakukan karena kondisi jalan sudah tidak layak untuk dilewati karena terdapat kerusakan cukup parah sekira 200 meter. “Jalannya penuh lubang. Lubangnya sangat dalam sekitar 40 cm,” ungkapnya kemarin.

Kerusakan tersebut lanjut Ansar, mengakibatkan beberapa pelintas mengalami kecelakaan tunggal. Ada yang terjatuh, juga ada yang kendaraannya tersangkut karena melintas diatas lubang yang cukup dalam. Penutupan ruas jalan sudah berlangsung sejak 25 September lalu.

Akses jalan Brigjen Katamso, Baruga rusak parah. Kondisi ini menyebabkan warga memblokade jalan poros Kendari-Konawe Selatan (Konsel).

“Kalau korban sudah banyak. Yang naik sepeda motor itu sudah tidak terhitung kecelakaan disini (Jalan Poros Baruga). Ada bahkan yang patah tulang. Bukan hanya korban orang, korban kendaraan juga banyak. Banyak yang rusak kendaraannya saat lewat di sini. Karena tersangkut mesinnya. Sampai rusak kendaraannya,” kata Ansar.

Senada, Marwan seorang warga Baruga meminta pemerintah dalam hal ini Gubernur Sultra untuk segera memperbaiki jalan di maksud. Itu penting mengingat status Jalan Mayjen Katamso merupakan jalan provinsi sehingga menjadi tanggung jawab Pemprov.

“Kasihan betul ini jalan, padahal dalam kota tapi rasa-rasanya kita ada di kampung. Kemarin ada truck yang terkandas karena jalan berlubang. Truk itu rusak, ada juga mobil minibus yang hampir terguling. Lebih parah lagi ada warga yang jadi korban karena menginjak lobang cukup dalam karena tertutupi air. Sangat berbahaya,” kata Marwan.

Camat Baruga, Saldi tak menampik jika ada beberapa meter kerusakan di Jalan Mayjen Katamso. Menurutnya, kerusakan terjadi akibat ukuran drainase yang terlalu kecil. Kondisi itu diperparah dengan pedangkalan yang terjadi. Akibatnya ketika diguyur hujan, air dari drainase meluap ke jalan yang menyebabkan genangan dan mudah merusak struktur aspal jalan raya.

“Saya koordinasi dengan penanggung jawabnya. Memang sudah beberapa kali dibenahi, ditempel tapi rusak terus. Kami harap Pemprov segera membenahi agar tidak terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa,” kata Saldi.

Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Burhanuddin mengaku telah menerima laporan dari masyarakat terkait kerusakan Jalan Mayjen Katamso di wilayah Kecamatan Baruga. Ia berjanji dalam waktu dekat akan melakukan perbaikan konstruksi jalan sehingga bisa menjamin kelancaran trasportasi masyarakat. “Kami harap masyarakat untuk bersabar karena semu ada prosesnya. Jadi nanti bukan lagi kita aspal, tapi kita mau beton. Pemerintah tetap akan mengupayakan,” kata Burhanuddin. (b/ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *