Unjuk Rasa di Polda Sultra Sempat Chaos

Hukum & Kriminal


KENDARINEWS.COM–Unjuk rasa menuntut keadilan atas terbunuhnya Yusuf Kardawi dan Randi masih berlanjut. Ribuan mahasiswa yang tergabung dari sejumlah lembaga di Sulawesi Tenggara (Sultra) berkumpul di perempatan wilayah Polda Sultra, Senin (27/9).

Beberapa ruas jalan menuju Mapolda Sultra yang sebelumnya dibatasi pagar berduri, disingkirkan paksa. Masa aksi menerobos hadangan polisi. Pantauan Kendarinews.com, aksi yang semula berjalan kondusif sempat diwarnai chaos. Ada batu yang melayang dari arah masa aksi. Kemudian dari arah kepolisian menembakkan gas air mata. Sekitar pukul 14.51 wita situasi ketegangan sempat mereda.

Diketahui dalam aksinya, para mahasiswa menuntut penegakan hukum terhadap tewasnya dua mahasiswa UHO saat aksi penolakan RUU KUHP dan RUU KPK, 26 September 2019 lalu atau yang lebih dikenal dengan September Berdarah (Sedarah). Demonstran mendesak aparat kepolisian agar segera menuntaskan kasus kematian dua rekan mereka.

“Luka kami belum sembuh, tuntaskan peristiwa ‘Sedarah’, jangan kriminalisasi aktivis,” kata seorang demonstran dalam orasinya.(ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *