Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Komisi III Minta Pemkot “Jemput Bola”

KENDARINEWS.COM — Cakupan vaksinasi pada kelompok lanjut usia (Lansia) di Kota Lulo masih rendah. Hingga kemarin (12/09) baru terealisasi sekira 53,73 persen. Atas dasar itu, parlemen meminta Pemkot memaksimalkan vaksinasi dengan melakukan upaya jemput “bola”. Pasalnya, Lansia merupakan kelompok yang rentan terpapar Covid-19

“Lansia ini mau bergerak kalau ada yang gerakkan. Sebenarnya pada awal-awal vaksinasi Pemkot sudah melakukan itu (jemput bola). Camat dan lurah sudah bergerak. Tinggal dimaksimalkan lagi,” kata La Yuli, anggota Komisi III DPRD Kendari kemarin.

Di sisi lain lanjut Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kendari ini, diperlukan kesadaran dari masyarakat (lansia) untuk mensukseskan program vaksinasi yang dilaksanakan Pemkot Kendari. Pasalnya, pemberian vaksin tidak bisa dipaksakan. “Lagi-lagi kembali kepada kesadaran masyarakat. Kami tahu bahwa Pemkot Kendari melalui camat dan lurah bahkan TNI Polri, BIN sudah maksimal menggalakkan program vaksinasi. Sehingga semuanya kembali lagi pada kesadaran masyarakat,” kata La Yuli.

Terpisah, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku pihaknya terus memaksimalkan layanan vaksinasi pada lansia. Sejauh ini, pihaknya masif melakukan vaksinasi massal hingga jemput bola terhadap lansia. “Teman-teman dinkes dan satgas sudah berusaha keras mendorong masyatakat mendapatkan vaksin. Kami tetap ikhtiar memberikan yang terbaik agar Covid-19 bisa segera tertangani,” kata Sulkarnain Kadir.

Ia mengakui cakupan vaksinasi terhadap lansia masih rendah. Selain karena kondisi lansia yang tidak memungkinkan untuk divaksin karena komorbid (hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dll), juga dikarenakan pasokan vaksin yang terbatas. “Kami terus berkordinasi dengan pemerintah pusat agar vaksin bisa terus didistribusikan ke Kendari. Kami upayakan terus pemberiannya kepada masyarakat sehingga Herd Immunity bisa tercapai,” kata Sulkarnain Kadir. (b/ags)

Vaksinasi Lansia
Sasaran 17.040 Orang
Telah Divaksin 9.155 Orang (53,73 Persen)

Progres Vaksinasi Capai 52,43 Persen
-Nakes 5.566 Orang
-Pelayanan Publik 42.141 Orang
-Masyarakat Umum 60.799 Orang
-Remaja 21.356 Orang
-Gotong Royong 278 Orang

Tinggalkan Balasan