Tips Membeli Mobil Bekas

KENDARINEWS.COM — Kebutuhan akan kendaraan dewasa ini, teutama kendaraan roda empat atau mobil begitu strategisnya. mobil bukan menjadi domain kaum elit saja, tetapi kalangan ekonomi menengah pun sudah menjadikan mobil sebagai kebutuhan prioritas. Memiliki mobil bukan saja gambaram strata sosial di masyarakat, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang cukup vital. Mau kantoran, ke pusat perbelanjaan, bertemu relasi,rekreasi, silaturahim ke rumah kerabat, dan menggangkut barang mengunakan mobil pribadi tentu lebih efektif, nyaman dan asyik.

Ilustrasi

Hanya memang, memiliki mobil baru tentu tidaklah mudah. Harganya yang masih terbilang mahal untuk kebanyakan orang dengan kategori ekonomi kelas menengah. Olehnya, pertimbangan membeli Jenis atau merek mobil bukan lagi sekadar jumlah anggota keluarga, kegunaan utama mobil, jalan yang setiap hari dilalui, keamanan dan kenyamanan, perkiraan lamanya penggunaan kendaraan, tetapi yang terpenting juga adalah dana yang tersedia untuk membeli mobil. Terbatasnya dana yang tersedia bukanlah hambatan memiliki mobil pribadi, mengingat saat ini telah benyak tersedia mobil bekas dengan surat-surat lengkap dan harga bersaing. Boleh dikata, semua kota di Indonesia telah tersedia showroom mobil bekas. Tentu saja ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum membeli mobil bekas, diantaranya; Jenis Mobil dan fungsinya, kondisi body mobil, interior mobil, surat-surat kendaraan, dan aspek ekonomi kendaraan.

Jenis Mobil dan fungsinya

Ada beberapa jenis mobil di pasaran Indonesia, dan setiap jenis mobil tentu saja berbeda fungsinya. Sedan merupakan kendaraaan yang dipakai untuk mengangkut dengan jumlah maksimal 5 orang. Mobil jenis ini dibuat unuk kenyamanan dan keamanan pemakainya. Sedan memiliki sistim penahan guncangan atau suspensi yang lembut, kursi yang terbuat dari bahan-baham yang bermutu tinggi, dam ruang kabin yang nyaman. Hanya saja, sedan sangat cocok digunakan pada kondisi jalan yang relatif baik;beraspal, tidak lobang atau berlumpur. Bila kondisi jalan baik dan braspal, maka Sedan merupakan kendaraan yang relatif nyaman dan aman untuk dikendarai.

Jeep atau Jip merupakan jenis kendaraan yang dibuat untuk berbagai medan jalan. Jeep bisa digunakan di perkotaan dengan kondisi jalan yang baik juga bisa digunakan di jalan yang tidak rata dan licin, bahkan di jalan berlumpur.Keunggulan utama Jeep adalah bisa digunakan disegala jenis medan jalan. Hanya memang Jeep tidak mengutamakan kecepatan dan kenyamanan. Memang ada juga Jeep yang dibuat lebih nyaman, namun tentu saja harganya tidak sama atau lebih tinggi dari Jeep standar.

Minibus atau van adalah jenis mobil yang mengutamakan banyaknya jumlah penumpang yang bisa diangkut.Jumlah penumpang yang bisa diangkut minibus relatif lebih banyak dibanding jenis mobil lainnya.Body, bentuk kabin, ruang penumpang, dan konfigurasi atau tata letak kursinya amat mengutamakan jumlah penumpang yang bisa diangkut. Sayangnya, minibus kurang diukung aspek aerodinamis, sehingga lebih boros dari aspek bahan bakar, dan kurang stabil jika dipakai dalam kecepatan tinggi. Body minibus relatif lebih tinggi dibanding Sedan. Karenanya, Minibus lebih leluasa digunakan di jalan yangtidak rata. MInibus memang tidak senyaman Sedan, tapi juga tidak sekesar mobil Jeep. Saat ini, benyak beredar minibus multi purpose vebicle (MPV) dengan teknologi keamanan dan kenyamanan nyaris seperti Sedan. Tak mengherankan, minibus merupakan kendaraan yang paling banyak dipakai di Indonesia, dari yang paling murah sampai yang paling mahal.

Truk adalah jenis mobil yang dirancang untuk terutama mengangkut barang. Ukuran atau kapasitas angkut mobil bervariasi. Ada yang hanya mampu mengangkut barang skitar 1 ton yang jenis pick up, ada juga jenis Tronton yang mampu mengangkut barang lebih dari 20 ton.

Dari berbagai jenis kendaraan tersebut, calon pembeli tinggal mempertimbangkan manfaat utama yang diperoleh dari mobil yang akan dibeli.

Bensin atau Solar

Secara umum bahan bakar yang banyak dipakai kendaraan adalah jenis bensin atau solar. Bensin jenis premix dan super paling banyak dipakai jenis mobil sedan, jeep, dan minibus, sementara solar banyak dipakai mobil niaga. DIbandingkan mobil berbahan bakar solar, mobil bensin biasanya memiliki akselerasi (waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kecepatan tertentu) lebih baik, getaran mesinnya lebih halus, dan biaya suku cadangnya relatif lebih murah.

Dari segi ketersediaan bahan bakar bensin, baik pertamaax dan pertalite saat ini relatif lebih tersedia, karena disediakan disejumlah SPBU.

Selain bahan bakar bensin, ada pula mobil berbahan bakar solar. Masyarakt biasa menyebut mobil barbhan bakar solar sebagai mobil diesel. Keunggulannya, nahan bakar relatif lebih murah dan mesin lebih kuat (bisa dijalankan berhari-hari tanpa istrahat). Kekuranganny adalahgetaran dan bunyi relatif keras sehingga kurang nyaman bagi pengendara dan penumpangnya. Selain itu, harga suku cadang mesinnya relatif lebih mahal dibandingkan dengan harga suku cadang mesin bensin.

Dari hasil perhitungan perbandingan untung rugi penggunaan mobil solar dengan mobil bensin diperoleh bahwa, mobil berbahan bakar solar lebih menguntungkan bila digunakan untuk jarak tempuh 200 KM setiap hari. Sedangkan untuk jarak tempuh kuranng dari 100 km perhari maka lebih menguntungkan menggunakan mobil berbahan bakar bensin.

Manual atau Otomatis

Berdasarkan cara pengggunaannya, transmisi (alat penggerak) mobil terbagi dua yakni, manual dan otomatis. setiap jenis tranmisi memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing saat digunakan berkendara.

Pada mobil bertransmisi manual, pengendara memindahkan gigi dari tinggi ke rendah, maju dan mundur pengendara menggunakan pedal kopling yang ada di sisi kiri pengendara pada mobil bertransmisi otomatis, pemindahan tingkat kecepatan diatur oleh mesin, pengendara tinggal momosikan tuas “D” untuk memajukan kendaraan secar normal, ke posisi “1” tu 2″ untuk menjalankan kendaraan di jaln yang kondisinya naik atau turun takam, “R” untuk mundur, “P” untuk parkir. Tidak diperlukan pedal kopling untuk pengaturan perpindahan kecepatan kendaram tramsisimya otomatis.

Menilai Kondisi Body Mobil

Penting sekali melihat kondisi body mobil bekas sebelum memutuskan untuk membali. Itu bisa dilihat dari cat mobil. Mobil yang bagus kilap catnya merata disemua bagian mobil, tidak ada bagian body mobil yang bergelombang, setiap garis tekukan body atau nat mobil terlihat lurus dan simetris. dam celah yang ada di setiap bagim kendaraan juga terlihat sama. Kalau masih bagus berarti mobil dalam keadaaan terawat atau belum pernah menyenggol benda lain.

Lantas bagaimana mengetahui mobil yang telah mengalami benturan keras? Hal itu bisa dicek dengan melihat kap mesin apa pernah dicat ulang, tulang pengikat spakbor depan kiri dan kanan pernah dilepas atau dicat ulang. Selain itu, pembali juga harus melihat sekrup pengikat bagiam dalam spakbor pernah dilepas atau dicat ulang. Mobil yang pernah berbenturan keras tentu akan cacat, baik spakbor, sekrup maupun catnya.

Sebelum memutuskan membeli mobil bekas, calon pembeli sebaiknya mendeteksi juga kondisi mesin mobil. Sebaiknya mintalah bantuan orang yang memahami mesin mobil, yang bisa mengecek bunyi mesin mobil, melihat kondisi packing mesin yang olinya belum merembes keluar, malihat asap mobil yang keluar dari lubang knalpot, dll.

Menilai Surat-surat Kepemilikan Kendaraan

Setiap kendaraan tentu harus didukung surat-surat kepemilikan kendaraan yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Surat-surat dimaksud meliputi faktur Kendaraan, BPKB, STNK, dan Form A (khusus untuk kendaraan builup yang diimpor oleh importir umum. Di dalam surat-surat kepemilikan terterah data-data terkait kendaraan. Ceklah kesesuaian surat dengan kendaraan yang akan dibeli.

Sistim Kemudi dan Pengendalian

Ceklah sistim kemudi dan pengendalian yang meliputi alat-alat yang berkaitan dengan pengemudian mobil, sistem peredam kejut dan sistem rem.

Aspek Ekonomi

Membeli mobil bekas jangan hanya mempertimbangkan aspek teknis. Aspek ekonomi juga harus diperhitungkan betul. Mobil yang secara teknis sangat baik belum tentu dari segi ekonomi baik. Ada merek mobil yang secara teknis baik, namun memiliki harga jual ulang yang rendah. Ini terjadi karena mobil tersebut kurang diminati masyarakat, baik karena harga suku cadang yang mahal dan langka ataupun modelnya.

Mendeteksi mobil yang disukai masyarakat umum sebetulnya mudah dideteksi. Liat saja kendaraan yang lalu lalang atau melihat iklan di surat kabar terkemuka. Mobil yang paling banyak ditawarkan adalah mobil yang paling banyak diminati masyarakat.(KN/disarikan dari buku kiat membeli mobil bekas karangan Anthonius R)

Tinggalkan Balasan