Sekda Pantau Pos Perbatasan Muna-Buteng

KENDARINEWS.COM-Penjagaan Pos Perbatasan dimasifkan menjelang Mudik lebaran. Sekertaris Daerah (Sekda), H Kostantinus Bukide turut memantau secara langsung sekaligus mengecek kesiapsiagaan anggota yang berjaga sekaligus melihat situasi arus lalu lintas di perbatasan Muna-Buteng maupun pelabuhan Wamengkoli.

“Alhamdulillah, dari kunjungan yang kita lakukan sekarang. Mulai di perbatasan Muna Buteng dan Pelabuhan Wamengkoli. Para anggota, baik itu dari Pihak TNI/Polri, Satpol-PP, petugas kesehatan maupun instansi lainnya telah menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Sekda Buteng kemarin.

Pergerakan arus lalulintas mulai tanggal tanggal 6 Mei kata Jenderal ASN, menurun. Hanya ada beberapa kendaraan yang lalu lalang seperti mobil pengangkut logistik dan mobil pertamina.

“Sejauh ini, arus lalulintas selama mudik dilarang begitu sepi. Tidak banyak mobil yang lalu lalang. Adapun mobil yang diizinkan beroperasi hanya sebagian saja. Seperti mobil Pertamina, maupun mobil logistik. Adapun lainnya, hanya berputar seputaran wilayah Buteng saja,” ucapnya.

Selama pelarangan mudik sambungnya, wilayah perbatasan dan pelabuhan akan dijaga ketat. Saat ini, pihaknya telah mendirikan posko pemantauan yang melibatkan personil TNI-Polri. Tiap pelintas akan diperiksa kelengkapan dokumennya termasuk tes suhu tubuh dan rapid test.

“Iya, petugas di posko penjagaan akan stand by selama 24 jam. Jadi, siapa saja yang masuk di Buteng bisa langsung diperiksa kesehatannya. Kalau terindikasi virus Covid-19, maka langsung di dikarantina,” ulasnya.

Ia berharap kepada anggota yang berjaga di pos pengamanan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Tetap memantau pergerakan arus lalulintas. Baik itu roda dua maupun roda empat. Agar pencegahan Covid-19 bisa dicegah dengan sebaik mungkin. “Iya, harapan kami semoga penjagaan atau pengamanan selama mudik lebaran bisa dilaksanakan dengan baik. Hal ini pun kita lakukan, demi mencegah penyebaran Covid-19. Agar masyarakat kita khusunya di Buteng tidak ada satupun yang terpapar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sapol-PP) Buteng, Abdulah menambahkan personil Pol PP yang akan diturunkan untuk membantu petugas lainnya, sekitar 38 orang. Nantinya, mereka ini akan disebar di setiap pos yang sudah ditentukan. Seperti, di perbatasan Muna-Buteng, Pelabuhan wamengkoli dan Terminal Mawasangka.

“Ada 38 anggota Pol-PP yang akan disiagakan di pos penjagaan. Dimana mereka ini nantinya akan membantu petugas lainnya, seperti TNI/Polri maupun petugas kesehatan,” tambanya. (c/rud)

Tinggalkan Balasan