Wakatobi

2 Tahunan Terima Gaji ‘Buta’, Guru di Wakatobi Bakal Kena Sanksi

KENDARINEWS.COM– Meski tak lagi menjalankan tugas sebagaimana mestinya karena berbagai alasan, sejumlah guru di Wakatobi ternyata tetap menerima gaji setiap bulan. Saat ini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tengah mengidentifikasi para guru yang diduga sudah tidak aktif melakukan tugasnya sebagai tenaga pendidik hingga lebih dari dua tahun. Tak menjalankan tugas tanpa alasan jelas itu, menjadi salah satu dasar bagi pihak Dikbud Wakatobi menindaklanjuti hal tersebut.

Selain ada yang beralasan cuti bersalin, sakit hingga mengalami gangguan jiwa, salah satu oknum guru diantaranya justru diketahui tidak aktif karena lebih sibuk berdagang.

Sitti Rahmatullah Rahim

Apapun alasannya, Dikbud tetap melakukan indentifikasi dan menindaklanjuti hal ini. Kasubag Umum dan Kepegawaian, Dikbud Wakatobi, Sitti Rahmatullah Rahim, mengakui, gaji masih diterima yang bersangkutan. Selama guru-guru tersebut masih tercatat sebagai tenaga pendidik di sekolahnya dan mengantongi SK.

“Untuk pemberian sanksi, bukan menjadi kewenangan kami. Ada unsur-unsur yang lebih kompeten menindaklanjuti hal itu,” jawabnya, Kamis (2/9).

Namun, mengingat para guru tersebut dibawah naungan Dikbud Wakatobi, maka sudah menjadi kewajiban instansi untuk memprosesnya. “Karena masih dalam tahap identifikasi, kami belum bisa pastikan kedepannya seperti apa. Namun kalau berbicara pengembalian gaji karena yang bersangkutan tidak aktif, itu perlu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak lebih berwenang dan kompeten,” argumen Sitti Rahmatullah Rahim.

Dikbud Wakatobi berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi. Sebab guru diharapkan memberi teladan pada peserta didik utamanya menyangkut kedisiplinan. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top