Metro Kendari

16 Kelurahan di Kendari Keciprat Proyek Padat Karya, Dananya Rp 300 Juta

KENDARINEWS.COM — Proyek insfrastruktur kerakyatan melalui skema padat karya tunai (PKT) atau Cash For Work di Kota Kendari masih terus berlanjut. Tahun 2021 ini, Kota Lulo kebagian anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) sebesar Rp 6,8 miliar. Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir menyambut baik program padat karya yang digulirkan Kementerian PUPR. Menurutnya, bantuan tersebut setidaknya bisa menjadi stimulus bagi warga kota Kendari yang terdampak covid-19.

“Di masa pandemi ini, tidak sedikit masyarakat kita yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Beberapa warga kita kehilangan pekerjaan, ada yang dirumahkan, ada yang tempat bekerjanya tutup dan lainnya. Nah, pemerintah tentu hadir untuk mengatasi itu. Salah satunya melalui program padat karya,” kata Sulkarnain Kadir.

Dia pun berharap, program padat karya selain bisa jadi stimulus ekonomi warga, juga bisa memberikan dampak positif terhadap pembangunan infrastruktur sosial di Kota Kendari. Terpisah, Koordinator Kota (Korkot) Program Kota Tanpa Kumuh Kendari Langkarisu, mengatakan program padat karya merupakan upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli masyarakat dimasa pandemi covid-19 dengan menghadirkan program pembangunan sarana infrastruktur di kelurahan untuk Kota Madya dan Desa di Kabupaten.

Dia mengungkapkan, anggaran sekira Rp 6,8 miliar tersebut nantinya dikucurkan pada 18 Kelurahan di Kota Kendari. Rinciannya, 16 Kelurahan dengan anggaran masing-masing Rp 300 juta untuk kategori bantuan CFW pembangunan sarana infrastruktur sosial dan 2 kelurahan untuk dana bergulir program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). “Mudah-mudahan bantuan ini bisa jadi dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kota Kendari. Terkhusus mereka yang terdampak covid-19,” kata Langkarisu. (b/ags)

Kelurahan yang Menerima Bantuan CFW
– Rahandouna
– Lepo-lepo
– Poasia
– Watubangga
– Anduonohu
– Wundudopi
– Benua Nirae
– Anaiwoi
– Tobimeita
– Wawowanggu
– Alolama
– Pondambea
– Baruga
– Mokoau
– Watulondo
– Wuawua

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top